Simplicity
&
Headache

13 Jun 2009

Jatimulyo

Pagi ini cukup dingin ketika aku terbangun. Cuaca agak mendung berkabut, tetapi tidak hujan. Saat keluar dari kamar, kulihat gorengan dan teh panas telah tersedia di meja sangat cocok untuk menemani pagi..

Sebuah suasana pagi yang khas di desa Jatimulyo, sebuah desa yang terletak di daerah pegunungan menoreh di kabupaten Kulonprogo Yogyakarta. Dengan hidangan pagi yang juga khas yaitu teh gula jawa yang dihidangkan dengan segala keramahtamahan yang seharusnya menjadi kebanggaan negeri ini.


Desa Jatimulyo terletak di bagian utara kabupaten Kulonprogo, lokasinya cukup jauh dari daerah perkotaan. Daerah ini menyimpan semua potensi yang dimiliki Indonesia seperti yang digambarkan pada buku-buku Pendidikan Pancasila, Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Sejarah, Sosiologi, Geografi, Buku Musik Lagu Wajib dan Nasional, serta buku Biologi. Dimana buku-buku tersebut menceriterakan sebuah negeri yang kaya dan makmur. Desa-desanya sangatlah permai, tanahnya subur dengan segala sumberdaya yang ada, penduduknya ramahtamah dan giat bekerja. Alangkah indahnya Indonesia pikirku ketika membaca semua literatur tentang negeri ini.

Semaikin derasnya arus kemajuan jaman dan perkembangan kota mengakibatkan desa-desa yang permai semakin menjadi langka saja. Dusun Sukomoyo yang terletak di desa Jatimulyo misalnya, untuk mencapainya kita harus melakukan perjalanan kurang lebih sejauh 50km dari kota yagyakarta. Melewati jalan kecil dengan aspal yang tidak dapat dikatakan bagus yang berkelok-kelok melintasi pagunungan menoreh dengan lembah-lembahnya yang curam. Lokasi desa terletak di dekat kompleks wisata gua kiskendo yang berdekatan dengan perbatasan antara kabupaten kulonprogo dan purworejo jawa tengah.

Meskipun untuk sampai kesana memerlukan energi yang tidak sedikit, tetapi kita akan mendapati suasana pedesaan yang permai, pemandangan alam pegunungan yang indah disertai udara segarnya yang menyehatkan, dan penduduknya yang ramah tamah.


Sebuah konsep tentang pariwisata pedesaan telah diterapkan di desa Jatimulyo ini. Banyak sekali hal yang dapat ditawarkan. Mulai dari Agrowisata, Outbond, Birdwwatching, Interaksi sosial budaya, Bahkan wisata minat khusus seperti penyusuran goa dan sebagainya.

Untuk agrowisata, daerah ini memiliki andalan yaitu kakao, kopi dan salak. Masih ditambah dengan peternakan kambing ettawa yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. selain itu, alam pegunungan dan hutan yang masih asri sangat cocok untuk kegiatan outbond dan birdwatching mengingat daerah ini sangat kaya dengan satwa liar terutama burung.




Warga desa tidak menyediakan penginapan khusus atau hotel untuk menunjang pariwisata di desa ini. Tetapi mereka menyediakan rumah-rumah mereka untuk menginap wisatawan. Sebuah konsep yang cukup unik, karena wisatawan akan lebih merasa sebagai warga desa biasa daripada sebagai turis. Sehingga kita akan dapat benar-benar menghayati kehidupan yang sederhana dan menyenangkan di sebuah desa yang permai...

34 Komentar:

balisugar mengatakan...

Waduh selama aku di Jogya belum pernah tahu daerah Kulonprogo tapi cuma dengar-dengar, damainya hidup disana udaranya masih bersih yah seperti theme ini yang jadi amplop hihihi surat cinta ya

thepenks mengatakan...

hidangan makan tersebut kalo di prancis mungkin harganya mahal ya...

Yari NK mengatakan...

Serba salah ya. Sebenarnya penginapan itu perlu, karena biasanya banyak juga para wisatawan yang menginginkan privacy. Biasanya privacy itulah yang paling dicari oleh para wisatawan jika mereka mencari penginapan. Tetapi kalau banyak penginapan di situ, biasanya bakal terjadi 'polusi', bukan hanya polusi ekologis tetapi juga polusi budaya yang mungkin menyebabkan suasana menjadi tidak begitu asli lagi. Jadi serba salah ya?? :D

chie_putRi mengatakan...

jadi pingin ksnaa...:D

suwung mengatakan...

kapan diriku bisa menikmati hidup disesa jawa

ammadis mengatakan...

Waah asyik yaa...

Yang paling aku suka dari desa itu...udaranya yang berbau rumput dan daun...segernyaaa...!

btw...fhoto yg pertama tu apaan yaaa...? Snack welcome nya kah...???

Shintung mengatakan...

lama gak mampir kesini..

wah. jalan2 mulu yaa..

zulhaq mengatakan...

wow, gorengan plus teh panas di pagi hari. nikmat bener!!! apalagi dinikmatin depan rumah pedesaan, smabil pake sarung dan dengerin lagu campur sari....tarik maaangg

zfly mengatakan...

wahh... desanya masih asri ya. mudahan nanti ada penginapan buat turis. yapp, buat pemasukan desa.

Imam mengatakan...

Wah baru tahu nich mas, klu ada ini.

bluethunderheart mengatakan...

bawa blue kesana sahabat!
salam hangat selalu

Imuz Corner mengatakan...

blogwalking..nice photograph

KangBoed mengatakan...

hehehe.. dulu saya diajak teman ke gunung kidul.. melihat beberapa gua yang indah dan ruaaaar biasaaaa.. gua kencono wungu.. song hilap.. song tembus.. dampar kencana dan petit.. saya kemaren keyogya mau kesana gak ketemu jalannya.. apakah dikau tahu.. hehehe.. ma..*ng*...aaaap..
Salam Sayang

1nd1r4 mengatakan...

wahhh....bagus banget nih....kudu kesana nanti :)

Paams mengatakan...

beruntung sekali bisa disana :)
seumur-umur paams blm pernah kesitu (ketauan deh anak ABG asli jakarte) hehehe. but looks beautiful....banget. pengen deh liburan ke tempat kaya gitu, dimana hawanya masih asri banget, pas banget buat hunting2 fot :D

Kang Boed mengatakan...

ooo.. any body home
Salam Sayang

Rusa Bawean™ mengatakan...

eksotis juga ya desanya
:)

suwung mengatakan...

kapan sio rip anng ndeso

Muslihun mengatakan...

Mantep jatimulyo, desaku tambang emas. Oia ikut kontest seo terbaru gag? Kalo gag, mau minta dukungan di seo Contest Stop Dreaming Start Action, kontest seo paling mendidik dan paling besar hadiahnya.

gerrilya mengatakan...

wuahhh...nikmat..mat...mat...mat!
enak ya di desa, kayanya roda hidup tuh berputarnya pelan gitu. nggak serba terburu-buru kaya di kota besar.

nyegik mengatakan...

hmkmmmmmmm jadi pengen main ke sana...kayanya keren buanget tempatnya

lina yuliana mengatakan...

ups.... kaya d kamoung ku az tuch!!!

muam_disini mengatakan...

salam kenal..
wow..hebatnya...
bisa dikatakan surga dunia?...

balisugar mengatakan...

Where are you....where are you ?

bluethunderheart mengatakan...

sore sahabat
pa cabar
wah makanannya enak banget nich mau dong heheh........
salam hangat selalu

deanet mengatakan...

woi trek.. koq gambare apik ?? .. legit e kui lho.. karo gorengane seng marai wetengku krucuk krucuk .. wkakkwka.....

wah enek bule seng tekok kui .. seneng ro suasanane ndeso paling ... hiihih...

cahpesisiran mengatakan...

menarik banget..
sudah jadi penelitian ttg gula semut?
salam kenal

farizarema mengatakan...

salam satu jiwa....sari bumi arema...keren nich...

farizarema mengatakan...

salam satu jiwa....sari bumi arema...keren nich...

warm mengatakan...

lama gak kesini,
lah tuan rumahnya mana ?
...
kampung yg apik, jadi pengen kesana ..

Anonim mengatakan...

memang udarane seger banget kok, iku asal desaku, tapi aku saiki nang kalimantan lagi golek duit, mrantau ceritane, mulih jatimulyo seratuh pisan, asyik adem banget

BaNi MusTajaB mengatakan...

Menarik info wisatanya. Sayang sekali saya gak pernah ke sana. Dulu saya malah sempat berenang di pantai Trisik, Kulon Progo. Entah sebelah mananya desa Jatimulyo.

Anonim mengatakan...

itu kampung saya...
setiap lebaran pasti pulang...
jadi pengen pulang kampung lagi...

Anonim mengatakan...

Boleh gabung dong,salam kenal aje aku yo asli sugotamu,tapi saiki glidex golex menir nang banjarmasin

2009 ¤ simplicity by ardianzzz facebook twitter TheBestLinks