Simplicity
&
Headache

31 Mei 2009

Bukit Bintang


Nun tidak begitu jauh dari keramaian kota yogya yang bisingnya semakin tidak karu-karuan, tepatnya adalah 30 menit perjalanan naik sepeda motor dengan kecepatan rata-rata 60km/jam menuju ke arah timur, menaiki pegunungan baturagung yang memanjang membatasi kabupaten gunungkidul akan kita jumpai bukit bintang..

Sebenarnya apa itu bukit bintang? Selama 22 tahun sudah aku hidup di kota kecil ini baru sekarang tahu kalau ada bukit semacam itu. Bukan tempatnya tetapi namanya. Aku sudah sering bahkan sangat sering melewati tempat ini yaitu jika hendak meluangkan diri pergi ke kota kecil terisolir bernama wonosari atau pergi ke pantai-pantai eksotis gunungkidul karena satu-satunya jalan yang paling efektif adalah lewat bukit bintang ini..

Bukit bintang terletak di perbatasan antara bantul dan gunungkidul, dalam arti sebenarya yaitu tepat di gapura yang menjadi tapal batas kedua kabupaten tersebut. Bukit ini terkenal dengan pemandangan malamnya yaitu gemerlap lampu-lampu kota yogyakarta yang dapat kita saksikan sejauh mata memandang...

Tetapi bagiku, yang paling menarik adalah nama bukit nintang itu sendiri. Ya, selama 22 tahun aku hidup di yogyakarta ini baru tahu kalau tepat itu bernama bukit bintang. Entah sejak kapan tempat itu mulai menjadi sangat ramai tidak peduli malam minggu atau malam senen, tempat itu selalu ramai dan semaikn ramai dengan anak nongkrong entah darimana mereka.. ya, tempat nongkrong, itulah yang menarik bagiku. Beberapa tahun lalu, boulevard kampus kesayanganku, yaitu Gadjah Mada Universiti adalah tempat nongkrong favorit, tidak hanya untuk mahasiswa dan civitas akdemika, tetapi juga oleh komunitas gaul yang doyan pamer dengan mobil atau motor mereka hingga komunitas nyentrik macam jogja onthel club sebelum akhirnya mereka diusir karena boulevard UGM ditutup saat malam hari...

Hingga akhirnya, jembatan selokan mataram selesai dibangun.. jembatan ini menghubungkan boulevard selokan mataram yang terdapat di sebelah barat fakultas teknik arsitektur UGM. Jembatan baru ini berdiri kokoh di atas sungai code yang sangat terkenal di yogyakarta. Dengan trotoar-trotoar yang lebar dan lokasi yang strategis, jembatan baru ini sangat ideal.. untuk apalagi selain nongkrong...

Dan akhirnya tiap-tiap sore aneka macam motor yang kebanyakan matic berjejer dengan tidak rapi. Dengan pengendaranya yang berdandan ala gaul dan trendi menjejali trotoar-trotoar yang mulai penuh dengan corat-coret cat akrilik yang kebanyakan bertuliskan inisial dari beberapa geng kampung yang terkenal di yogyakarta...

hahahah.. mungkin pembaca yang budiman bingung dan bertanya tanya, apa hubungan bukit bintang dengan geng kampung yang mencorat-coret jembatan sungai code? Entah hubungannya apa saya si penulis juga kurang mengerti benar karena cuma waton nulis, tapi itulah kehidupan masyarakat urban di yogyakarta... 

Yeah, ini hanyalah sekedar uneg-uneg tidak berarti dari seorang yang lebih bahagia nongkrong di angkringan yang sederhana daripada nongkrong di jalanan yang berbahaya....

hehehe

31 Komentar:

ArdianZzZ mengatakan...

aku benci komentar dengan hanya tulisan 'pertamax' dsb

diazhandsome mengatakan...

temanya bagus. putih bersih gitu. :D

wah, bisa jadi tempat pariwisata menarik tuh. hongkong kalah bagus!! selain ke malioboro, ke bukit bintang.. :D

salam kenal. salam ganteng dari diazhandsome

gerrilya mengatakan...

ada geng2an juga tokh di jogja...
iya ya dari bukit bintang bisa ke geng2an gini ya hehehe...

Novian mengatakan...

sip, emang indah,,,, salam kenal,,,n selamat berkunjung...

Anonim mengatakan...

wawww... benci yaaa...

Yari NK mengatakan...

Sebenarnya fotonya sangat bagus. Dan pasti orang menyangka bahwa foto tersebut diambil dari sebuah ketinggian di atmosfir bumi. Padahal hanya diambil dari ketinggian di atas bukit. Abisan gedung2 di Yogya tidak setinggi atau semegah gedung2 di Singapura atau Hongkong. Yang menyangka Yogya punya skyline seperti di Singapura misalnya pasti akan menyangka bahwa foto ini diambil dari ketinggian di atmosfir bumi (walaupun belum sampai di ruang angkasa). Huehehehe..... :D

Anonim mengatakan...

hehehhe....

fraders mengatakan...

wah.. saya masih bingung...

angkringan itu sebutan buat warung nasi kucing kah ??

hehehe... maklum.. wong katrok..

ArdianZzZ mengatakan...

#fraders:
iya, maksudnya nasi kucing tuh nasi buat makan kucing, eh salah maksudnya porsinya seukuran porsi kucing. kalaw angkringan maksudnya adalah tempat buat duduk (ngangkring) sambil maem nasi kucing, kalau mau ada 'saren' juga lho.. mau tahu saren itu apa? serem deh...

diazhandsome mengatakan...

eh, ternyata 'z'-nya tiga toh. dikira cuma dua. hehe...
nyasar tadi...

BaNi MusTajaB mengatakan...

Saya jadi kangen Yogya. Hampir lima tahun gak mampir kesana.

Rusa Bawean™ mengatakan...

jangan sampai nangkring di jalanan
kan emang berbahaya
:)

1nd1r4 mengatakan...

tidakkah memang itu kecenderungannya, saat 1 orang menemukan tempat indah untuk duduk bersantai dan kabar tentang tempat itu disebarluaskan, makan berubahlah jadi ramai...seperti Dpantai Dream Land di bali yang tak lagi seperti dreamland

Artha mengatakan...

Lokasi ini sangat bagus apalagi menjelang malam saat lampu-lampu kota jogja mulai nampak berkelap-kelip bagai bintang

annos mengatakan...

fotonya kok keren
perasaan warnanya tidak seperti itu
diedit yah..
wkwkwkwk..
tempatnya memang asyi buat nongkrong ama maen poker

ardianzzz mengatakan...

#annos
iya, diedit, tapi cuma cropping aja.. pake teknik fotografi lah jadi warnanya kayak gitu...
kalau saya dah bosen maen poker, sukanya maen kiyu kiyu heheh

balisugar mengatakan...

wah kalau di Bandung bukit Dago namanya, terlihat semarak dengan lampu-lampu warna warni. hm malem minggu gini kamu nongkrong dimana ?

Pakacil mengatakan...

nampaknya macam "payung" kalau di daerah Batu, Malang.
yg saya juga jauh lebih suka nangkring di daerah macam itu dari pada pinggir jalan.

ERU mengatakan...

Kayaknya semua bukit tinggi tempat lihat bintang pasti dinamai bukit bintang ya :) di bandung juga ada tempat bernama sama :P

BTW, Fotonya keren. Exposure berapa lama ya?

komuter mengatakan...

jogja ?? kejauhan,
karena sudah berumur, lebih senang nongkrong di rumah bersama keluarga....

belajar membuat blog mengatakan...

wuih.... indah sekali pemandangannya sob, tinggal buka warung kopi plus hotspot bisa ngenet nyaman tentram dengan pemandangan begituh... (eh,udah ada pasti yah) :D

Juwita Senja mengatakan...

pertamax
hehe

Indonesia Menulis mengatakan...

Kang........ Tukeran Link yuk..........

chie_putRi mengatakan...

wahh..kaLi code??!!
jdi inget wktu k jgja buLAn lalu..
bru nyampe dah diajakk ksno...;p
syank..blom sempat k bukit bintang..:(

suwung mengatakan...

apakah itu yang dinamakan argo dumilah mas... jadi pengennnnn

ArdianZzZ mengatakan...

@suwung...
dudu mas, argo dumilah kuwi puncak e Lawu..

KangBoed mengatakan...

hmm sooo beautifuuuullllll.. Yogya I'm coming
Salam Sayang

Kang Nur mengatakan...

@ mas Suwung 'n Ardianz :
kalo saya tak salah; tempat itu juga sering dinamakan dg Hargodumilah, pake h,.. yg kini banyak dibangun warung makan itu to?

deanet mengatakan...

wahh kang... kui kecamatan pathuk ngidul bablas kae po ??? ... wes tahu neng becici rung ??? cerak ger gunung, wonolelo .. neng kono yo apik.. sayange aq wes tau ndono pas isih sma, ra due camera meneh... hihih

ArdianZzZ mengatakan...

@kang nur, ..
waduh saya malah gak patek tahu.. namanya hargo dumilah yo? setahu saya, hargo dumilah itu puncak G.Lawu sono...

azis mengatakan...

dari dulu gak kesampaian tuk ke bukit bintang ne... huuu ...

2009 ¤ simplicity by ardianzzz facebook twitter TheBestLinks