Ketika MUI (majelis ulama indonesia dan bukan merupakan aliran dalam agama islam -:p) dengan lantang menyuarakan fatwa bahwa golput (golongan putih, bukan penganut ilmu putih) adalah haram, apa yang terlintas di benak kita semua?
Faktanya putusan MUI menjadi kontroversi baik di internal MUI sendiri maupun di masyarakat luas. Banyak kalangan yang menyayangkan bahwa kenapa harus dengan hukum 'haram' yang dalam islam, sesuatu dengan label haram memiliki sanksi yang tegas yaitu dihukum bakar di neraka.. Menjalankan sesuatu yang haram sama halnya dengan berzina, membunuh manusia tanpa hak, maem babi, mimik khomer, merokok di bawah umur, nonton filem porno (biarpun buat riset :p) dan ganjarannya adalah neraka...
Faktanya putusan MUI menjadi kontroversi baik di internal MUI sendiri maupun di masyarakat luas. Banyak kalangan yang menyayangkan bahwa kenapa harus dengan hukum 'haram' yang dalam islam, sesuatu dengan label haram memiliki sanksi yang tegas yaitu dihukum bakar di neraka.. Menjalankan sesuatu yang haram sama halnya dengan berzina, membunuh manusia tanpa hak, maem babi, mimik khomer, merokok di bawah umur, nonton filem porno (biarpun buat riset :p) dan ganjarannya adalah neraka...
Tapi apa yang terjadi? Demam golput merebak dimana-mana.. kita semua tahu bahwa banyak sekali-duakali-berkali-kali yang tidak dapat menggunakan hak pilihya karena masalah administratif alias dipaksa menjadi seorang golput tarmasuk saya sendiri..
Lalu siapa yang bertanggungjawab? dalam hati pribadi saya tidak terlalu perduli dengan apa yang akan terjadi dengan hasil pemilu nanti. Tapi yang saya takutkan adalah bagaimana masa depanku di akhirat nanti.. Gara-gara MUI dan fatwa nya yang egois ditambah tidak profesionalnya KPU dalam bekerja aku dan beribu orang lainnya harus rela masuk neraka...
Lalu siapa yang bertanggungjawab? dalam hati pribadi saya tidak terlalu perduli dengan apa yang akan terjadi dengan hasil pemilu nanti. Tapi yang saya takutkan adalah bagaimana masa depanku di akhirat nanti.. Gara-gara MUI dan fatwa nya yang egois ditambah tidak profesionalnya KPU dalam bekerja aku dan beribu orang lainnya harus rela masuk neraka...
A: Yaudah, sekarang gimana baiknya...
B: Pokoknya Gak terima! Saya minta hak saya!
A: Trus gimana? wong pemilunya udah lewat tuh
B: Gak Mau tahu... anda mau ngegantiin saya masuk nraka?
A: Wah gak mau mas, takut kan panas bgt...
B: Yaudah, gunakan otakmu dong! lu kan punya kepala buat mikir, bukan buat keseimbangan sajah.. Saya minta Suara saya (golput) dihitung!
A: Wah nggak bisa mas.. kalau gitu berarti Golput yg menang.. bukan dem*krat...
~ maaf.. tulisan gak penting.. gak mutu... :)

10 Komentar:
Kayaknya gampang banget mengharamkan sesuatu seperti nggak pernah berfikir panjang dan berfikir kompleks. Lha, wong golput itu kan penyebabnya bermacam2, apa semuanya disamaratakan untuk diharamkan?? Mendingan keluarin fatwa yang mengharamkan KPU untuk menggolputkan seseorang, jadi lebih produktif nggak ya?? Huehehe.....
biar kau bilang gak tulisa gak mutu sulit juga mengomentari soal haram hehe. Terlalu banyak diharamkan seperti merokok di bawah umur saya mulai merokok sejak kelas 5 SD hihik masuk neraka Kumaha Allah we lah
itu dia, soal haram sepertinya mudah sekali ditetapkan. Orang memutuskan untuk golput kan ada alasannya masing2. Seminggu sebelum pemilu saya malah dapat email yang isinya kalau NGGAK GOLPUT haram....lah yang mana yg bener ini....posengggg
mas, mohon pendapat/masukannya yah buat blog saya, lagi punya masalah nie, masalahnya ada disini :
http://riadyawan.wordpress.com/2009/04/18/minta-pendapat-tentang-format-postingan-blog-nie/
kalau blue no comand dech hehehhe..........
met berakhir pekan ya sahabat
salam persahabatan
salam hangat
pemilu oh...pemiluuuu....
kalo golput karena ngak terdaftar gimana yah?
digolputkan oleh KPU karena tidak terdaftar, kemudian dinerakakan oleh MUI karena golput? hahahaha....sudah jatuh, tertimpa tangga donk.
lagian gampang banget sih MUI bikin fatwa haram kemudian mengaplingkan seseorang masuk neraka karena golput?
saya golput, dan inyaallah klo pun kelak dpt ganjaran masuk neraka toh hukuman itu bakal saya tanggung sendiri, jadi maaf2 aja, saya tak bgitu peduli dengan fatwa itu.
aku tak siapke neraca bang..........!
saya tak siap ke neraca bang
selamat malam salam hangat dalam persaudaraan bloger
Laaah.... katanya mau hiatus kok nggak jadi sih?? Huehehehe... Ya nggak apa2, nggak hiatus malah jadi ok kok. :D
Fotonya keren. Bagi yang nggak tahu, disangkanya foto tersebut diambil dari ruang atmosfir bumi di ketinggian. Nggak tahunya itu diambil dari sebuah bukit, namun karena skyline kota Yogyakarta tidak 'seindah' Hongkong alias gedungnya pendek2, mangkannya mengundang kesan bahwasannya itu foto diambil dari sebuah ketinggian di atmosfir bumi. Huehehe.....
Poskan Komentar zzz